Monday, July 6, 2009

4 Perkara Sebelum Tidur


Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra : " Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, yaitu :


1.Sebelum khatam Al Qur'an. 2.Sebelum membuat para Nabi memberimu syafaat di hari akhir. 3.Sebelum para muslim meridhoi kamu. 4.Sebelum kau laksanakan haji dan umrah...


" Bertanya Aisyah : " Ya Rasulullah .............Bagaimana aku dapat melaksanakan 4 perkara seketika.?"


Rasul tersenyum dan bersabda : "Jika engkau tidur bacalah : Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur'an."


"Membacalah Sholawat untuk Ku dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat dihari kiamat "


"Beristighfarlah untuk para muslimin maka meraka akan meridhoi kamu."


"Dan perbanyaklah bertasbih,bertahmid,bertahlil,bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umrah."

Tuesday, June 30, 2009

DIALOG RASULLULLAH DENGAN IBLIS

Rasullullah S.A.W pernah bertanya kepada iblis, "Wahai Iblis! Apakah ikhtiarmu ke atas umatku.Aku telah dibangkitkan utk menyelamatkan semua umat manusia agar beriman kepada Allah S.W.T."


Jawab Iblis: "Ya Rasullullah, demi kemuliaanmu aku akan bersungguh-sungguh menyesatkan umat manusia dari mengikuti ajaranmu. Aku akan mencampurkan lelaki dengan wanita supaya mudah aku mencelah di tengahnya."


Tanya Rasullullah lagi: "Wahai Iblis! Apa lagi yang engkau musykilkan?"
Jawab Iblis: "Ya Muhammad! Sebenarnya aku amat hairan dengan sikap umatmu dalam dua perkara iaitu:


Mereka mengakui menyintai Allah S.W.T tetapi pada masa yg sama mereka masih melakukan maksiat dan perbuatan munkar. Kedua, mereka sangat benci akan tabiatku tetapi mereka masih mahu mengikut segala hasutanku."


Firman Allah kepada Iblis: "Sememangnya engkau adalah makhluk terkutuk, demi kemuliaanKu, akan Aku berikan kepada umat Muhammad dua kegembiraan iaitu: kecintaan mereka terhadapKu akan Aku jadikan penebus dosa di atas kesalahan yg telah mereka lakukan kerana helahmu. Kedua, marahnya mereka terhadapmu akan Aku jadikan penebus dosa bagi maksiat yg telah mereka lakukan..."


Maka tercenganglah Iblis mendengar penjelasan sedemikian dari Allah S.W.T. Sedarlah Iblis bahawa umat Muhammad adalah umat yang disayangi Allah S.W.T yang Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.

Sunday, June 28, 2009

KEISTIMEWAAN SOLAT SUBUH BERJEMAAH DI AWAL WAKTU

1) Pahala Tanpa Batas –

i) Pahala Solat Satu Malam Penuh

رواية مسلم دري عثمان بن عفان رسول الله برسبدا : "مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ جَمَاعَةً فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيـْلِ ,وَمَنْ صَلَّـى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ "

Riwayat Muslim Dari Uthman Bin Affan Rasulullah Bersabda ;-“ Barang siapa yang Solat Isyak berjemaah maka seakan-akan dia telah solat setengah malam. Dan barang siapa yang solat subuh berjemaah maka seakan – akan dia telah melaksanakan solat satu malam penuh….”(HR MUSLIM)

ii) Sumber Cahaya di Hari Kiamat

رسول الله برسبدا:بَشِّـِر الْـمَشَّائِيْنَ فِي الظُّلَمِ اِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Rasulullah bersabda :- “ Berikanlah Khabar Gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju ke Masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat” ( HR ABU DAWUD, AT-TIRMIZI, DAN IBNU MAJAH )

iii) Dijanjikan Syurga.

دروايتكن ابو موسى اي بركات رسول الله برسبدا:"مَنْ صَلَّى الْبَـرْدَيْنِ دَخَـلَ الْجَنَّـةَ"

Diriwayatkan Abu Musa Ia berkata Rasullah bersabda :- Barang Siapa Yang Solat Dua Waktu Yang Dingin Maka Akan masuk Syurga..” (HR AL- BUKHARI)

2) Seksa Pedih Bagi Yang Meninggalkannya

دروايتكن درفد ابو هريرة رسول الله صلى الله عليه وسلم برسبدا :-" اِن َّ أَوَّلَ مَـــا يُحَــــاسِبُ النَّاسُ بِهِ يــُــــوْمَ الْقِيَـــــامَةِ مِنْ اَعْمَالِهِمْ الــــــــصَّلَاةُ,........"

Diriwayatkan Daripada Abu Hurairah Rasulullah S.A.W Bersabda:- Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab(dihitung) pada hari kiamat adalah SOLAT……” ( HR AT-TIRMIZI, ABU DAWUD, AN-NASA’I, IBNU MAJAH, AD-DARIMI DAN AHMAD )

3) Waktu Subuh Menjadi Saksi Pada Hari Kiamat.

Allah berfirman :-

'’Demi Fajar. Dan Malam Yang Sepuluh’’ ( Surah Al-Fajr: 1-2).

4) Berada di bawah Lindungan Allah

دروايتكن درفد جندب بن صفيان بهاوا رسول الله صلى الله عليه وسلم برسبدا :- " مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللّهُ ......."

Diriwayatkan Daripada Jundab bin Sufyan Bahawa Rasulullah S.A.W Bersabda :- “ Barang Siapa Yang Menunaikan Solat Subuh maka ia berada dalam Jaminan Allah…….” ( HR AT-TIRMIDZI, DAN IBNU MAJAH)

5) Berkah di Waktu Pagi

Diriwayatkan dari Shakhr Al-Ghamidi, ia berkata Rasulullah bersabda, “ Ya Allah berkatilah umatku di waktu pagi. {HR At-Tirmizi,Abu Dawud,Ahmad & Ibnu Majah}.

6) Penghapus Dosa Setengah Usia

دروايتكن دري ابو هريرة بهاوا رسول الله صلى الله عليه وسلم برسبدا :- " الَصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ اِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ اِلَى رَمَضَانَ مُكَفَّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ اِذَا اِجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ"

Diriwayatkan Dari Abu Hurairah , Bahawa Rasulullah S.A.W Bersabda :- Solat Lima Waktu, Jumaat ke Jumaat, dan Ramadhan ke Ramadhan, adalah penghapus Dosa di antara keduanya, apabila menjauhi dosa-dosa besar. (HR MUSLIM)

7) Latihan Bagi Pemantapan Keimanan Dan Rohani

8) Muara Ilmu Dan Iman :-

– Ilmu Mudah Masuk / Lekat Pada Waktu Pagi.

- Iman Perlu Dicari, Kerana ia Tidak Dapat Diwarisi Walaupun

Dari Seorang Ayah Yang Soleh.

9) Perlakuan Khusus Solat Subuh :-

i) Merupakan Solat yang pertama diwajibkan ke atas kaum

Muslimin.

ii) Azan Subuh Berbeza dengan Azan Solat-Solat yang lain.

iii) Rasulullah Menggalakkan memanjangkan bacaan Solat

Subuh.

iv) Bacaan Khusus Hari Jumaat Pada Waktu Solat Subuh.

(Surah & Sujud Sajaadah)

v) Solat Subuh Tidak Boleh di Qasar dan Dijamakkan.

vi) Kelebihan Doa Waktu Subuh

- Hadis yang diriwayatkan dari Muslim bin Al- Harits. Ia berkata Rasulullah S.A.W Berbicara mengatakan padanya “ Jika kamu solat Subuh , sebelum kamu berbicara , bacalah :-

" اَلــلَّـــــهُمَّ أَجِرْنـِــــيْ مِنَ النَّارِ "

Sebanyak 7x, maka jika kamu mati hari itu Allah akan melindungimu dari azab api neraka. (HR ABU DAWUD, DAN IMAM NASA’I)

10) Solat Yang Lebih Mulia Daripada Dunia Dan Seisinya

Rasulullah S.A.W Bersabda yang diriwayatkan dari Aisyah ;-

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرَ مِنْ الدُّنْيـَا وَمـَا فِيْهَـا ........"

‘’ Dua Rakaat Fajar lebih baik dari Dunia dan Seisinya “ (HR MUSLIM).

Dipanjangkan Oleh:-,

Hj Mohd Uzaini Hj Mad Zaid.



Thursday, April 16, 2009

Sepucuk surat dari seorang ayah


PERINGATAN BUATMU UZAINI….

Aku tuliskan surat ini atas nama rindu yang besarnya hanya Allah yang tahu. Sebelum kulanjutkan, bacalah surat ini sebagai surat seorang laki-laki kepada seorang laki-laki, surat seorang ayah kepada seorang ayah.

Nak, menjadi ayah itu indah dan mulia. Besar kecemasanku menanti kelahiranmu dulu belum hilang hingga saat ini. Kecemasan yang indah karana ia didasari sebuah cinta. Sebuah cinta yang telah terasakan bahkan ketika yang dicintai belum sekalipun kutemui.

Nak, menjadi ayah itu mulia. Bacalah sejarah Nabi-Nabi dan Rasul dan temukanlah betapa nasihat yang terbaik itu dicatat dari dialog seorang ayah dengan anak-anaknya.

Meskipun demikian, ketahuilah Nak, menjadi ayah itu berat dan sulit. Tapi kuakui, betapa sepanjang masa kehadiranmu di sisiku, aku seperti menemui keberadaanku, makna keberadaanmu, dan makna tugas kebapakanku terhadapmu. Sepanjang masa keberadaanmu adalah salah satu masa terindah dan paling aku banggakan di depan siapapun. Bahkan dihadapan Tuhan, ketika aku duduk berduaan berhadapan dengan Nya, hingga saat usia senja ini.

Nak, saat pertama engkau hadir, kucium dan kupeluk engkau sebagai buah cintaku dan ibumu. Sebagai bukti, bahwa aku dan ibumu tak lagi terpisahkan oleh apapun jua. Tapi seiring waktu, ketika engkau suatu kali telah mampu berkata: "TIDAK", timbul kesadaranku siapa engkau sesungguhnya. Engkau bukan milikku, atau milik ibumu Nak. Engkau lahir bukan karena cintaku dan cinta ibumu. Engkau adalah milik Tuhan. Tak ada hakku menuntut pengabdian darimu. Karena pengabdianmu semata-mata seharusnya hanya untuk Tuhan.

Nak, sedih, pedih dan terhempaskan rasanya menyadari siapa sebenarnya aku dan siapa engkau. Dan dalam waktu panjang di malam-malam sepi, kusesali kesalahanku itu sepenuh -penuh air mata dihadapan Tuhan. Syukurlah, penyesalan itu mencerahkanku.

Sejak saat itu Nak, satu-satunya usahaku adalah mendekatkanmu kepada pemilikmu yang sebenarnya. Membuatmu senantiasa berusaha memenuhi keinginan pemilikmu. Melakukan segala sesuatu karena Nya, bukan karena kau dan ibumu. Tugasku bukan membuatmu dikagumi orang lain, tapi agar engkau dikagumi dan dicintai Tuhan.

Inilah usaha terberatku Nak, karena artinya aku harus lebih dulu memberi contoh kepadamu dekat dengan Tuhan. Keinginanku harus lebih dulu sesuai dengan keinginan Tuhan. Agar perjalananmu mendekati Nya tak lagi terlalu sulit.

Kemudian, kitapun memulai perjalanan itu berdua, tak pernah engkau kuhindarkan dari kerikil tajam dan lumpur hitam. Aku cuma menggenggam jemarimu dan merapatkan jiwa kita satu sama lain. Agar dapat kau rasakan perjalanan ruhaniah yang sebenarnya.

Saat engkau mengeluh letih berjalan, kukuatkan engkau karena kita memang tak boleh berhenti. Perjalanan mengenal Tuhan tak kenal letih dan berhenti, Nak. Berhenti berarti mati, inilah kata-kataku tiap kali memeluk dan menghapus air matamu, ketika engkau hampir putus asa.

Akhirnya Nak, kalau nanti, ketika semua manusia dikumpulkan di hadapan Tuhan, dan kudapati jarakku amat jauh dari Nya, aku akan ikhlas. Karena seperti itulah aku di dunia. Tapi, kalau boleh aku berharap, aku ingin saat itu aku melihatmu dekat dengan Tuhan. Aku akan bangga Nak, karena itulah bukti bahwa semua titipan bisa kita kembalikan kepada pemiliknya. Dari ayah yang senantiasa merindukanmu.



Yang Benar,
Ayahanda Mu.

Tuesday, March 10, 2009

Menyingkap 1001 Hikmah Solat Subuh....


" Pernah, salah seorang penguasa Yahudi,
menyatakan bahwa mereka tidak takut dengan orang Islam kecuali pada satu hal. Ialah bila jumlah jamaah shalat Subuh menyamai jumlah jamaah shalat Jumaat "

"Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya" Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya; dan kalau buruk, maka buruklah seluruh amalnya. à Bagaimana mungkin seorang mukmin mengharapkan kebaikan di akhirat, sedang pada hari kiamat bukunya kosong dari shalat Subuh tepat waktu?

"Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya' dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak" [HR Al-Bukhari dan Muslim]

Shalat Subuh memang shalat wajib yang paling sedikit jumlah rekaatnya;
hanya dua rakaat saja. Namun, ia menjadi standard keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujuran, karana waktunya sangat sempit (sampai matahari terbit)

Ada hukuman khusus bagi yang meninggalkan shalat Subuh. Rasulullah saw telah
menyebutkan hukuman berat bagi yang tidur dan meninggalkan shalat wajib, rata-rata penyebab utama seorang muslim meninggalkan shalat Subuh adalah tidur.

"Syaitan melilit leher seorang di antara kalian/kamu dengan tiga lilitan ketika ia tidur. Dengan setiap lilitan setan membisikkan, 'Nikmatilah malam yang panjang ini'. Apabila ia bangun lalu mengingat Allah, maka terlepaslah lilitan itu. Apabila ia berwudhu,
lepaslah lilitan yang kedua. Kemudian
apabila ia shalat, lepaslah lilitan yang ketiga, sehingga ia menjadi bersemangat. Tetapi kalau tidak, ia akan terbawa lambat dan malas".

Jawablah dengan jujur :

Ketika Anda harus berangkat keluar kota dengan menggunakan pesawat terbang atau kereta api pada pukul 05:00 pagi, mampukah dengan potensi diri Anda tiba di bandar atau tempat tersebut tepat pada waktunya? Apakah ada kelonggaran bagi Anda untuk datang terlambat ?

Apabila ada seorang pengusaha yang berjanji akan memberi Anda wang setiap hari pada pukul 05:00 pagi sebesar RM 1 juta jika Anda datang tepat pada waktunya, apakah Anda akan mendatanginya awal? Apakah Anda akan beralasan bahawa Anda tidur terlambat, sehingga Anda tidak sempat datang awal?

Jika Anda benar-benar dapat memenuhi keinginannya, sehingga Anda mendapat RM365 juta dalam setahun, lalu keesokan harinya ajal datang menjemput.Bayangkan Anda dibawa dengan keranda menuju liang lahat. Jika Anda berada di posisi ini, jawablah dengan jujur :
"Apakah Anda senang masuk liang lahat dengan membawa RM 365 juta, dan tidak melaksanakan shalat Subuh walau sekalipun?"
"Ataukah lebih utama bila Anda masuk liang lahat dengan membawa 365 shalat Subuh, dan Anda tidak bawa Wang walau hanya seribu RM?"
Jawablah dengan sejujur-jujurnya! Manakah yang lebih kekal dan
bermanfaat?

"Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya' dan Subuh) menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat"
[HR. Abu Dawud, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]


Allah akan memberi cahaya yang sangat terang pada hari kiamat nantinya
kepada mereka yang menjaga Shalat Subuh berjamaah (bagi kaum lelaki di masjid), cahaya itu ada dimana saja, dan tidak mengambilnya ketika melewati Sirath Al-Mustaqim, dan akan tetap bersama mereka sampai mereka masuk surga,Insya Allah.

"Shalat berjamaah (bagi kaum lelaki) lebih utama dari shalat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh lima lipat ganda.
Malaikat penjaga
malam dan siang berkumpul pada waktu shalat Subuh". "Kemudian naiklah para Malaikat yang menyertai kamu pada malam harinya, lalu Rabb mereka bertanya kepada mereka - padahal Dia lebih mengetahui keadaan mereka - 'Bagaimana hamba-2Ku ketika kalian tinggalkan ?' Mereka menjawab, 'Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami jumpai mereka dalam keadaan shalat juga'. " [HR Al-Bukhari]

Sedangkan bagi wanita - walau shalat di masjid diperbolehkan - shalat di rumah adalah lebih baik dan lebih banyak pahalanya. Ujian yang membedakan antara wanita munafik dan wanita mukminah adalah shalat pada permulaan waktu, yaitu yang mengerjakan shalat Subuh pada saat para pemuda sedang shalat di masjid.

"Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam jaminan, penjagaan,dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka" [HR Muslim, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]


Banyak permasalahan, yang bila diuruti, bersumber dari pelaksanashalat Subuh yang dilalaikan atau ditinggalkan. Banyak peristiwa petaka yang terjadi pada kaum pendurhaka terjadi di waktu Subuh, yang menandai berakhirnya dominasi jahiliyah dan munculnya cahaya tauhid. "Sesungguhnya saat jatuhnya adzab kepada mereka ialah di waktu Subuh; bukankah Subuh itu sudah dekat?" (QS Huud:81)

Rutin harian dimulainya tergantung pada pelaksanaan shalat Subuh.Seluruh urusan dunia seiring dengan waktu shalat, bukan waktu shalat yang harus mengikuti urusan dunia.

"Jika kamu menolong (agama) Allah, maka ia pasti akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu" (QS Muhammad : 7)

"Sungguh Allah akan menolong orang yang menolong agamanya, sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa" (QS Al-Hajj:40)

TIPS MENJAGA SHALAT SUBUH :
1. Ikhlaskan niat karana Allah, dan berikanlah hak-hak-Nya
2. Bertekad dan menilai diri Anda setiap hari
3. Bertaubat dari dosa-dosa dan berniatlah untuk tidak mengulanginya kembali
4. Perbanyaklah membaca doa agar Allah memberi kesempatan untuk shalat Subuh
5. Carilah kawan yang baik (shalih)
6. Latihlah untuk tidur dengan cara yang diajarkan Rasulullah saw
(tidur awal; berwudhu sebelum tidur; miring ke kanan; berdoa)
7. Mengurangi makan sebelum tidur serta jauhilah minum teh dan kopi pada waktu malam hari.
8. Ingat keutamaan dan hikmah Subuh; tulis dan gantunglah di atas dinding
9. Bantulah dengan 3 buah loceng pengingat (jam loceng; telifon; loceng pintu dll)
10. Ajaklah orang lain untuk shalat Subuh dan mulailah dari keluarga

Jika Anda telah bersiap meninggalkan shalat Subuh, hati-hatilah bila Anda berada dalam golongan orang-orang yang tidak disukai Allah untuk pergi shalat. Anda akan ditimpa kemalasan, turun keimanan, lemah dan terus berdiam diri.

Dipetik dari :
Buku "MISTERI SHALAT SUBUH"
Menyingkap 1001 Hikmah Shalat Subuh Bagi Para Pribadi dan Masyarakat
Pengarang : DR. Raghib As-Sirjani
Penerbit : Aqwam